Pertanyaan tentang berapa jenis buku yang ideal di perpustakaan SD tidak memiliki satu jawaban untuk semua sekolah. Perpustakaan kecil, perpustakaan dengan banyak siswa, dan perpustakaan yang mendukung program inklusi akan membutuhkan komposisi berbeda.
Gunakan kategori sebagai alat perencanaan
Sebagai titik awal, petakan fiksi, sains dan pengetahuan, karakter, Islami, budaya Nusantara, aktivitas, serta bacaan pendamping guru. Kategori tersebut membantu pustakawan melihat fungsi koleksi, tetapi tidak perlu menjadi kotak yang kaku. Satu buku dapat mendukung cerita, karakter, dan diskusi kelas sekaligus.
Jumlah jenis perlu dibaca bersama dengan jumlah judul dan eksemplar. Koleksi yang memiliki banyak kategori tetapi hanya berisi buku yang sulit dibaca tetap belum melayani semua siswa. Gunakan jenjang pembaca sebagai filter kedua setelah kategori.
Sesuaikan dengan cara perpustakaan digunakan
Jika perpustakaan dipakai untuk membaca nyaring, siapkan cerita yang mudah dipakai bersama. Jika dipakai untuk pencarian informasi, tambahkan buku pengetahuan dan budaya. Jika menjadi pusat program karakter atau literasi, sediakan tema yang dapat menghubungkan buku dengan kegiatan sekolah.
Setelah peta kebutuhan selesai, gunakan katalog untuk menyusun shortlist dan konsultasikan komposisinya sebelum memesan dalam jumlah banyak.
Menentukan jenis buku yang ideal di perpustakaan SD secara bertahap
Tidak ada satu angka ideal yang berlaku untuk setiap perpustakaan SD. Komposisi koleksi perlu mengikuti jumlah pembaca, jenjang, ruang, program sekolah, kemampuan pengelolaan, dan anggaran yang tersedia.
Mulai dengan peta fungsi: fiksi, sains dan pengetahuan, karakter, Islami, budaya, aktivitas, serta bacaan pendamping guru. Setelah itu, cocokkan tiap fungsi dengan jenjang pembaca dan cara buku digunakan. Satu judul dapat memiliki lebih dari satu fungsi.
Bagaimana menentukan pilihan?
Gunakan kategori sebagai alat untuk melihat kekosongan, bukan aturan pembagian yang kaku. Sekolah yang sedang membangun budaya baca mungkin memerlukan lebih banyak cerita yang mudah diakses, sedangkan sekolah dengan program riset kecil dapat menambah buku pengetahuan dan budaya. Gunakan filter jenjang sebagai pemeriksaan kedua.
Checklist sebelum mulai
- Tentukan tujuan utama perpustakaan pada periode ini.
- Petakan jenis buku dan jenjang yang sudah tersedia.
- Bedakan jumlah judul dari jumlah eksemplar.
- Sisakan pilihan untuk pembaca dengan minat dan kemampuan berbeda.
- Ukur penggunaan koleksi sebelum menetapkan target pembelian berikutnya.
Langkah berikutnya
Buat shortlist melalui katalog dan diskusikan komposisi sesuai jumlah siswa serta anggaran melalui layanan pengadaan.
Keputusan akhir tetap perlu mempertimbangkan usia, kebutuhan, bahasa, minat, konteks keluarga, dan tujuan pembelajaran anak.